Bila kutulis Puisi,
benarkah ini akan berarti,
Sementara jujur aku lelah,
dengan akrabnya airmata,
dan pipi yg lalu basah
Kau hanya membaca ...
Namun sampaikah rasa ini dihatimu,
dengan gemetar aku berdoa,
dengan gemetar aku meminta,
terjepit di hari sulit,
jarum detik menikamku,
dalam sakitnya sendiri,
Bila ku tulis Puisi,
Mungkin kau anggap hanya kata-kata,
namun dalamnya ...
Takkan pernah engkau rasa,
~ Agung Saripudin
Minggu, 01 April 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar