Selasa, 24 April 2012
>> Hukuman 120312
Setiap hati membahasmu,
maka gegas mata berkaca,
entah apa yg diberatkannya,
yang tersadari hanya suram kelemahan,
yang tersadari hanya duka lapukku,
yang sempat kusuguhkan kala kau ada,
Dan jelaslah,.
Pahit yg kau rasa
KuTau doamu agar ku kuat,
maka dengan cerminku sendiri,
aku sanggup memecahnya,
tak pernah takut kujajali segala detik muakku,
namun dihadapan cinta aku kecil ... Aku kerdil ...
Setiap hati membahasmu,
maka tiap warna perasaan segera jujur dalam hitamnya,
rasanya menyedihkan tak bisa ucapkan cinta,
rasanya menyakitkan,.
tahan hasrat rindu yg dikebiri,.
Sementara silau dunia makin congkak dihadapku,
namun nasibku disunat,
hingga nikmat hanya bisa kutatap,
bahkan tak sempat aku jilat,.
Lalu Kubicara aku ingin,
maka segera aku dihakimi,
dikatai binal lah mataku,
dimaki tersesatlah namaku,.
Hai si bejat,. Hai mulut maksiat ...
Dan aku digantung disesat hari,
hanya karena ingin mencintai,.
Tapi aku belum mati,
sebisanya kan kulawan,
sebab diam, lebih menyakitkan,
~ diary Udin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar