Selasa, 24 April 2012
~ Manusiawi ~
Lantun tak kudengar,
Maka kubiarkan hati ini perih,
Sungguh rasanya lelah berpuisi,
Rasanya sulit kucatatkan beku kerinduan,
Ingin wajar kuhidupi nafas cinta,
Ingin wajar kuusap bibir yang tersenyum,
Namun kusadar bila yang kupunya hanya ini,
kelak aku ditinggal lagi,.
Manusiawi ...
Wahai aku ...
Maka carilah titik kelebihan,
tiada guna hidup bila seakan jalang dipisahkan,
cari sempurna, maka musuhpun jadi sahabat,.
Beku tatapun luruh dibeli,.
Hitampun jadi berwarna,
Dan setiap mimpi jelas ada harganya,
selama didalam dunia isinya masih manusia,.
Wahai jiwa ...
Berhentilah puisikan hati,.
Dunia mengejekku aku banyak bicara,,.
Maka sejenak bisukan suara,..
Selama aku,. Belum jadi Manusia
~ Agung Saripudin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar