Sabtu, 07 April 2012
~ Tertawa basi ~
Cinta ...
Adakah yg berdoa untukku,
hingga hidupku tak lagi abu,
bukankah bangsat pun berdoa ingin selamat,
apalagi aku, biar bejat
cinta ...
Kekasih ... Sahabat ... Pula sanak kerabat,
adakah titik perasaan,
rengkuh aku yg sendiri,
manusiawi memang ...
Tak sempurna dicampakan..
Apalagi kurang...
Hanya nasehat alim pintar didapat,.
Setelah itu dia bicara,.
" makanya jadilah seperti aku "
dan masih saja ku jelata,
cinta ...
Adakah itu didengar,.
Tatap jurang tiada sauh pun dermaga,
inginnya kudaki gedung tertinggi,.
Biar kutahu kira-kira sampai dilangit,
berapa jauh lagi
cinta ...
adakah itu didapat,
sementara kucontreng tanpa memilih,
sementara si sialan,.
Berfoya cinta ...
Pilih manis seperti numpang pipis,..
Terbayar ...
Ya sudah bubar,..
Dan aku bukan sok suci,
hanya saja belum sanggup membeli
Cinta ...
Saudara ... Kerabat ... Pun sahabat ...
Adakah salam rindu untuk namaku,.
Dalam kabut aku masih bercerita ...
Mumpung belum habis umur hari dan kata-kata,
bencilah aku sebisanya,.
aku rela,. Dan tak beranjak,.
Dari jujur dan mimpiku
walau dunia tertawa basi
aku tak perduli
~ Agung Saripudin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar