Mendung pun tahu betapa dekatnya kita,
Seperti mata dan kelopaknya,
Ia kucurkan hujan biar makin romantis
Bukannya basah, tapi makin gelisah
Apalagi saat mereda sedikit gerimis
Dan senyummu malu ...
Takut aku tak mau
Ohh jauhnya khayalanku ...
Sebab senja ini aku tak ingin sedih,
Hingga nalar binal, seperti kembali ke dahulu
Tak ada abu-abu sebab jelas dalam hitamku,
Dibiduk kecilku berlayar pelan
Ingin hati sedikit reda perlahan,
Sebentar saja merdeka dalam kelam,
Kucuri sedikit mentari dan kusimpan dalam hati,
Maka biar ia terbenam ... Biarlah pergi,,
Aku yang terbakar disini
Dan adakah yang mau bermain api?
Ayok mendekatlah kemari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar