Selasa, 19 Agustus 2025

Jeda

Dalam diam aku terpekur,
Langit mendung, hatiku kabur,
Langkah berat, tak lagi kuat,
Menghitung waktu yang terus tersurat.

Angin berbisik, malam menjelma,
Namun tenang tak juga tiba,
Sukmaku letih, rindukan jeda,
Dalam hiruk pikuk hari yang tak reda.

Aku tak ingin menyerah,
Namun peluh tak bisa disembah,
Ada batas di setiap lelah,
Di mana hati ingin beristirahat, berpasrah.

Mungkin esok fajar akan membawa,
Sisa tenaga yang masih tersisa,
Tapi untuk malam ini, biarkan aku berbaring,
Menyembuhkan jiwa yang teramat sering berpaling.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segila itu

.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya  bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...