Aku pria biasa,
Yang kadang begitu rapuhnya,
Butuh sekedar teman bercerita,
Agar hari cepat terlewat,
Di penghujung waktu yang memang singkat
Iya ... Aku bicara sendiri,
Tertegun berdiri,
Tak ada yang tepuk bahuku,
Sadarkan detik diamku,
Tetap perih yang pertama menyapa,
Dan luka yang lebih dekat kurasa,
Yang lebih akrab dari sanak saudara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar