Kupercaya takkan sia-sia,.
Segala kisah yg terlewati,.
Seperti kalimat yg sengaja kuringankan,.
Cukup bahasa sederhana agar dimengerti,.
Biar bukan lantun puisi
hari-hari yang begitu rumit,.
Maka coba dengan indah kukisahkan,.
Siapa yg suka, bila hidup ini sulit,
maka kumenulis dan bernyanyi,
agar bergegas nafas terlewat,
dan tak sia detik kuisi,
setidaknya aku masih bermimpi
kucari majas paling ringan,.
Hingga kutemui titik paling sederhana lagi,
Untuk hidup ... untuk cinta ...
Sebab bahagiakupun sederhana,
cukup kau ada,.
Buatkan aku secangkir kopi,
hingga ku tak lelah,
diperjalanan jauh ini
Agung Saripudin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar