Sabtu, 02 Juni 2012
>> Tulus 280512
Apa yg mesti kusedihkan,
sebab tak kumiliki apapun untuk kurasa kehilangan,
airmatapun beku didadaku,
dan aku ini laki-laki,.
Yang tak sesali segala pilihan,.
Masih panjang jalan didepanku,
dan aku tau,.
Kelak ada cinta yg duduk manis menungguku,
walau hati ini rasanya lelah selalu terusir,
dan kadang ingin kutanyakan,
apakah kesabaran selalu saja menyakitkan,
dan tak kutau dimana batasnya,.
Ya Rabbi...
Baru kali ini kulewati hujan,
berlari menantang arahnya,
hingga mataku tak bisa bulat aku buka,.
Namun mata hati dalam hati,
lebih perih lagi,. Bukan karena cinta,.
Tapi karena merasa sendiri,
Ya Rahim,. Jagalah aku dalam kesepian ini,.
Aku tak takut kekurangan,
karena Engkaulah yg mencukupkan aku,
aku tak takut tersesat,.
Karena Engkau pasti tunjukan jalan padaku,
aku tak takut sendiri,
karena Engkau tak mungkin meninggalkan aku,.
Aku tak takut kepedihan,
karena Engkau selalu menatapku,..
aku tahu,.
Apa yang harus kusedihkan,.
Bila Allah membuka mata NYA,.
Maka semua aman adanya,
dan aku bisa tidur dengan tenang,.
Ya Rabbi,..Kau menatapku,.
dan bisa kurasa senyum Mu,.
Usap aku dengan ke Rahim an Mu,.
dan hanya dengan mengingat Mu,
hati menjadi tenang
terima kasih ya Rabbi,.
kurasa cinta Mu,
tertulus memelukku,.
~ diary Udin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar