Bu ... aku ingin pulang,
membasuh kakimu berkali lagi,
dan maafkan aku yg tak pernah bisa dewasa,
aku si kecil yg rapuh yg selalu butuh doamu,.
Seharusnya kubayar lelah ibu membesarkanku,
dengan membalas membahagiakanmu,
dimasa tuamu
Bapak ...
Tenanglah di Surga Pak,
aku bangga miliki ayah sepertimu,
yg tak henti menjagaku sampai ujung hidupmu,.
Dan aku malu belum jadi laki-laki,
di umurku yg tua ini,.
Pak ... Bu ... Doakan aku,
dan jangan sedih bila melihat aku terluka,
sudah cukup kalian mendidikku,
aku saja yg tak tau diri,
malas mendengar segala nasehat,
hingga aku hancur, terkapar dalam bejat,.
Ampuni aku pa ... bu ...
Dan Allah pasti akan memaafkanku,.
Pa ... bu ...
Jangan sedih bila aku masih berairmata,.
Dan kini aku terkapar tak berdaya,.
Tiada rumah pulang ku lagi,.
Tapi tak menyesal kujalani semua ini,
cinta berkali menyesatkanku,
Dan kini aku sendiri bertanggung jawab,.
Sendiri ... Ditinggalkan ...
Ya Rabbi ...
Jangan salahkan bapak ibuku bila ku berdosa,
bahagiakanlah lahir batin mereka,
Sayangilah mereka,.
Dan kelak tempatkanlah dalam Surga
Ya Allah ...
Muliakanlah Ibu Bapakku,.
Jangan salahkan mereka atas kebodohanku,
mereka selalu sabar mendidikku,
aku saja yg hitam,. Beku hati,.
Sesat jalanku hingga begini,
Ya Rahim ...
Sayangilah Ibu Bapakku,
ampunilah dosa kami semua,.
Hingga kelak kami bersama lagi dalam Surga
amin
~ Agung Saripudin
Sabtu, 23 Juni 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar