Bila lahirku hanya si penghayal yg bernyanyi,
maka kutuliskan apa yg tak bisa dunia baca,.
Aku seni yg kotori laju hari-hari,.
Dan nyataku masih timpang,
dan katanya ...
Tak kupunya masa depan ...
kawan ...
Aku ingin bercerita,.
Kisah hidup yg sesungguhnya tak beda,
kisah mimpi pagi tanpa senja,
kisah sekaratnya nalar karena tuntut dunia,
dan aku masih saja bodoh,.
Ceroboh,.. Serampangan ...
Layaknya bayi yg belajar berjalan,.
Lalu dengan apa,
kan kuisi detik ini
agar kunikmati perjalanan,
Kawan ... Dukaku tak ingin dibayar,.
Dan harus berapa harganya,
bila kujual perasaanku,.
Maka kuminta cukup like darimu,.
Lalu kita sama berdoa,
dan kenanglah lagi tiap puisi,
sejak dari awal kutulis disini,
Agar sedikit saja,.
Aku merasa berarti,.
Dan katakan padaku,.
Orang sepertiku,.
Berhak juga ada,.
Terima kasih kawan
semoga kelak bisa kutuliskan,
kisah indah lagi,.
Bukan hanya puisi galau hari-hari,
dari aku ...
Yang kini tengah lelah,
bahkan tuk bernyanyi
~ Agung Saripudin
Sabtu, 23 Juni 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar