Sabtu, 05 Mei 2012
~ Cinta,. Apa ~
Cinta,. Indahkah?
Kalau begitu aku ingin,
sebab bagiku seperti mengecup telaga tenang,
tak kusadari jadi riak gelombang,
basahi muka dan pipiku,
dan tiba perasaan, aku ingin tenggelam,
Cinta, Cantikkah?
Kalau begitu aku mau,
sebab yg kurasa saat kutatap ada yg mengetuk dadaku,
Hingga lama mengencang,.
Makin lama makin kasar,
hingga sesak bernafas,
tak bisa bicara,..
Dan dadaku diketuk makin sakit lagi,
cinta,. Bernilaikah?
Berapa harganya,.
Iya,. Dulu yg kudapat,
saat ku dipuja,.
Dihari muda aku jadi raja,
lalu kini menua,. Tak terbeli lagi,.
Dan tiba aku sendiri,
tinggal mimpi ambil hikmahnya,
dan cinta entah kemana,
cinta, baikkah?
Kalau begitu selamanya kuikuti,
tapi yang kurasa cinta selalu tak sabar,
cinta selalu ketakutan kemudian menjauhiku,.Seakan melihat wajah gagal dikeningku,.
Padahal esok, aku sendiripun tak tahu,
begitu hebatnya cinta,
menatap masa depanku,
hingga cinta bilang aku baik,
kemudian rehat ku dimanja,
cinta menyukaiku,
tapi cinta itu pintar,
hingga tak mau hidup bersamaku..
cinta,.
Selalu takut tak bahagia,
selalu takut tak dewasa,
padahal cinta itu anak kecil,
kulihat cinta,
dari gelak bayi yg berdiri,
dan senyum kecilnya yang mungil
cinta ... Aku bodoh,
aku selalu tak tau apa itu,.
Menyakitkan bila aku ditinggalkan dia yg kucintai,
lebih menyakitkan bila dia yg kucintai tak tau apa yg kurasakan,
tapi yg paling menyakitkan,
bila aku mencintai hanya utk menyadari,
kalau cinta tak mungkin kumiliki,
cinta, . Apakah ??
indah hanya mimpi,
kalau begitu lebih baik aku jadi Putri tidur,
biar selamanya dalam mimpi
~ Agung Saripudin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Segila itu
.... Bila itu bukan kamu, Maka aku takkan pernah lagi jatuh cinta,,, Sebab hanya bayang mu yg perlahan menggoda,, Dan aku tak pernah tahu a...
-
Poek euma,. Asa jauh panineungan, tulungan abi, neda pangampura, nyungkeun hapunteun, dina sasar sadidinteun, Meureun sasab sikap nu ...
-
Tentang sebuah nama, Yang mengambang Dalam Biduk malam yang sepi Wajahnya udara Titik-titik jadi satu Terpantul di pintu kayu Kadang ...
-
Saat ini hadir lagi, bayangmu melintas Saat aku hampir saja lelap Mengikatku ke langit-langit Memecah hati dalam sudut dinding Kupejam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar