Ada purnama dimatanya, Hingga seakan cerah gelapnya dada, Ataukah sungguh aku jatuh cinta, Bidadari nantipun tak menarik lagi, Aku ingin mencarinya malam ini
Tapi dia mengerut bisu, Duduk manis dibalik kelambu,Ambil ... Ambilah saja ...Sejumput mimpi ... iya ...Dia mimpi,Tergenang di sisa ampas kopi yang kini pula tumpah, Aku baru sadar ...
Dinafasnya melodi, Serupa seruling senja, kudengar tanpa lagu
Jangan jangan ini pula rindu
Oh Puan ... Jangan Siksa aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar